Promo Pena

55 Ribu Debitur Terdampak Covid-19 di Sultra Dapat Relaksasi Kredit

PENASULTRA.ID, KENDARI – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat per 18 September 2020, jumlah debitur yang terdampak penyebaran Covid-19 di Sulawesi Tenggara (Sultra) mencapai 100.852 dengan outstanding kredit sebesar Rp5,69 triliun.

Kepala OJK Sultra, Mohammad Fredly Nasution mengatakan, berdasarkan laporan dari perbankan dan perusahaan pembiayaan di Sultra dari 100.852 debitur yang terdampak Covid-19, sebanyak 63.425 debitur yang telah mengajukan restrukturisasi (restruk) kredit/pembiayaan dengan nominal sebesar Rp3,44 triliun.

“Salah satu persyaratan mendapatkan relaksasi kredit yakni mereka harus mngajukan restruk,” kata Fredly, Jumat 2 September 2020.

Menurutnya, Dari jumlah tersebut, debitur yang telah dilakukan/disetujui restrukturisasi kredit (relaksasi kredit) sebanyak 55.438 debitur dengan outstanding sebesar Rp2,81 triliun.

“Jadi kalau kita lihat dari total debitur yang terdampak, sekitar lebih dari 50 persen telah disetujui,” beber Fredly.

Ia mengaku, sesuai syarat dari Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK), debitur yang mendapatkan relaksasi kredit adalah debitur yang benar-benar terdampak Covid-19.

Diantaranya seperti biro travel, perhotelan, rumah makanan, perusahaan transportasi dan lainnya.

“Termasuk pedagang kaki lima. Mereka yang berpenghasilan harian dan lain-lain. Seperti perhotelan, selama pandemi mengalami penurunan pengunjung, penerbangan juga demikian, tempat perbelanjaan atau mall juga begitu,” tutup Fredly.

Penulis: Yeni Marinda

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.