Promo Pena

Meski Ada Imbauan Larangan Pesta, Kemenag Kendari: Layanan KUA Tetap Berjalan

PENASULTRA.ID, KENDARI – Belum lama ini, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi mengeluarkan surat imbauan terkait peningkatan pelaksanaan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.

Dalam surat imbauan bernomor 433/4724 tersebut, salah satu poinnya melarang masyarakat melakukan kerumunan dalam bentuk pertemuan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya orang banyak.

Diantarnya pesta perkawinan, arisan, reuni dan acara sosial kemasyarakatan Iainnya yang sejenis yang mengakibatkan berkumpulnya banyak orang, termasuk dilarang melakukan kegiatan demonstrasi.

Menindak lanjuti imbauan tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kendari melakukan koordinasi dengan seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) yang tersebar di Kendari.

Kepala Seksi Bimas Islam (Bimas) Kemenag Kendari, Marwijid mengatakan, dari hasil koordinasi, disepakati KUA tetap melakukan pelayan pendaftaran pernikahan. Apalagi, pendaftaran pernikahan dapat dilakukan secara online.

Namun, tetap mengimbau pendaftar nikah untuk menaati peraturan kesehatan Covid-19 agar meminimalisir lonjaknya kasus positif Covid-19 di Kendari.

“Seperti di Kecamatan Abeli, sudah melakukan rapat koordinasi dengan aparat kepolisian dan KUA. Pernikahan akan kawal ketat oleh aparat kepolisian untuk ketertiban protokol kesehatan Covid-19, termaksud pembatasan tamu yang menghadiri pernikahan,” kata Marwijid, Jumat 25 September 2020.

Menurutnya, saat ini di Kendari telah terdaftar 81 pasang calon pengantin yang akan menyelenggarakan prosesi ijab kabul hingga akhir tahun 2020.

“Kami belum mendapat arahan melakukan pembatasan jumlah pendaftar pernikahan,” jelas Marwijid.

Ia berharap, masyarakat yang akan menggelar pernikahan bisa melakukan pendaftaran secara online lewat Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah) di situs resmi simkah.kemenag.go.id. untuk meminimalisir pertemuan secara langsung agar memutus mata rantai Covid-19.

Penulis: Firdha Faza Rakasiwy
Editor: Yeni Marinda

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.