Promo Pena

Jumlah Positif Covid Makin Bertambah, Sekprov Sultra: Akibat Kurang Disiplin

PENASULTRA.ID, KENDARI – Bertambahnya positif Covid-19 di Sulawesi Tenggara (Sultra) hampir tiap hari menjadi perhatian serius pemerintah Provinsi Sultra. Bahkan Gubernur Sultra H. Ali Mazi mengeluarkan himbauan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Promo Pena

Dimana Gubernur Sultra H. Ali Mazi mengeluarkan himbauan Nomor : 443/4724 tentang peningkatan pelaksanaan protokol kesehatan dalam pencegahan penularan Corona Virus Disease (Covid-19) tertanggal 21 September 2020 yang di bacakan langsung Sekprov Sultra Nur Endang Abas.

Dalam himbauan itu berbunyi, bahwa sehubungan dengan meningkatnya jumlah masyarakat Sulawesi Tenggara yang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19) yang telah merambah klaster perkantoran, keluarga dan tenaga Kesehatan. warga masyarakat Sulawesi.

Oleh sebab itu, dalam rangka melindungi warga masyarakat Sulawesi Tenggara terhadap penularan Corona Virus Disease (Covid-19), serta memperhatikan ketentuan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Kemudian, Maklumat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor Mak/3/IX/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pemilihan Tahun 2020 serta Peraturan Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor 29 tentang Pedoman Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Keschatan Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Discase 2019.

Maka bersama ini dihimbau kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara:

  1. Mematuhi semua ketentuan terkait dengan pelaksanaan protokol kesehatan untuk
    melindungi diri sendiri dan orang lain, yaitu menggunakan masker yang menutup
    hidung, mulut dan dagu, sering mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak dan mencegah kerumunan,
  2. Dilarang melakukan kerumunan dalam bentuk pertemuan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya orang banyak yaitu pesta perkawinan, arisan, reuni dan acara sosial kemasyarakatan lainnya yang sejenis yang mengakibatkan berkumpulnya banyak orang, termasuk dilarang melakukan kegiatan demonstrasi,
  3. Bagi yang melanggar ketentuan sebagaimana tersebut pada point satu dan dua akan dilakukan tindakan hukum oleh aparat penegak hukum dan aparat pemerintahan berwenang lainya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pena Maulid

“Tujuan dari himbauan itu untuk memutus matai rantai penyebaran Covid-19 di Sultra. Karena hampir tiap hari kasus positif Covid ini terus bertambah,” kata Sekprov Sultra Nur Endang Abas saat menggelar Konfrensi Pers di Kantor Gubernur Sultra, Rabu 23 September 2020.

Menurut Nur Endang, seandainya kalau semua disiplin sesuai dengan protokol kesehatan, tidak mungkin penyebaran Covid-19 akan bertambah.

“Tiap dua minggu akan kami evaluasi perkembangan penyebaran Covid-19 di Sultra,” tambah Nur Endang.

Untuk berlakukan bekerja dari rumah, sambung dia, pihaknya masih akan melakukan evaluasi. Hanya mungkin pembatasan personil disejumlah SKPD akan dikurangi.

“Saya berharap, mari kita sama-sama mensosialiasasikan dan memberikan edukasi kepada masyarakat agar bersama-sama memutus penyebaran Covid-19 di Sultra,” harap Nur Endang.

Untuk diketahui, himbauan itu ditembuskan langsung kepada Menteri Dalam Negeri RI, Menteri Kesehatan RI, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kepala BNPB, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara di Kendari, Forkopimda Provinsi Sulawesi Tenggara di Kendari, Ka BIN Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Bupati/Walikota se Sulawesi Tenggara masing-masing di tempat.

Penulis: Basisa

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.