Promo Pena

Dilan Class Spesial HUT RI, Stafsus Presiden Bahas Cara Kelola Keuangan Pribadi

PENASULTRA.ID, KENDARI – Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-75 tahun, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mengadakan Kelas Duta Inklusi dan Literasi Keuangan atau (Dilan Class) via daring, Senin 24 Agustus 2020.

Mengangkat tema “Keberagaman yang Merayakan Indonesia”, Dilan Class kali ini menghadirkan narasumber spesial yakni Ayu Kartika Dewi yang merupakan co-founder gerakan SabangMerauke.

Ayu Kartika Dewi juga merupakan salah satu staf khusus (Stasus) Presiden RI dari kalangan milenial. Pada kesempatan tersebut, Ayu Kartika Dewi membawakan materi mengenai penerapan mindfulness dalam pengelolaan keuangan pribadi.

Ayu Kartika mengatakan, prinsip mindfulness dapat digunakan saat memilih atau memilah dalam berbagai aktivitas keuangan, misalnya dalam berbelanja.

Seseorang harus menggunakan kesadaran penuh sebelum membuat keputusan (jeda).

“misalnya dengan mempertanyakan apakah kita butuh beli barang tersebut, apakah kita sudah punya produk/barang yang sama sebagai bahan pertimbangan dan sebagainya,” kata Ayu Kartika melalui rilis persnya, 24 Agustus 2020.

Sementara itu, Kepala OJK Sultra, Fredly Nasution mengucapkan terimakasih kepada Ayu Kartika Dewi atas waktunya untuk memberikan materi dalam Dilan Class yang berkolaborasi dengan program unggulan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Sultra dan Program Budaya Kerja OJK.

“Materinya sangat membuka pikiran kita untuk menghidupkan dan menjunjung toleransi, seperti filosofi bubur ayam tadi, apakah dimakan dengan dicampur atau tidak. Kemajuan Indonesia bergantung bagaimana kita melindungi keberagaman yang ada,” ungkap Fredly.

OJK Sultra terus berupaya menyelenggarakan Dilan Class untuk memberikan manfaat khususnya mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia baik melalui literasi keuangan atau hal-hal lain yang bermanfaat demi kemajuan Indonesia, khususnya di Bumi Anoa.

“Komitmen ini terbukti dengan sudah tiga kali berhasil menghadirkan narasumber yang merupakan staf khusus Presiden Republik Indonesia karena salah satu kebutuhan daerah adalah akses terhadap narasumber dan pembelajaran yang berkualitas,” tutup Fredly.

Penulis: Yeni Marinda

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.