Promo Pena

Empat Ahli Waris Terima Santunan Jaminan Kematian BPJamsostek Kendari

PENASULTRA.ID, KENDARI – Peringati hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-75 , Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Sulawesi Tenggara (Sultra) berikan santunan jaminan kematian kepada empat ahli waris di Kendari.

Ke empat ahli waris tersebut merupakan anggota dari Gugus Tugas Covid-19 Kendari dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kendari.

Penyerahan jaminan santunan kematian diserahkan secara simbolis oleh Walikota Kendari, Sulkarnain Kadir setelah pelaksanaan upacara HUT RI ke-75 di Rumah Jabatan (Rujab) Walikota Kendari, Senin 17 Agustus 2020.

Sulkarnain Kadir mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk melindungi seluruh pekerjanya lewat jaminan santunan kematian BPJamsostek.

“Untuk itu kami terus mendorong dan mendata siapa saja yang belum terproteksi dari resiko-resiko kerja agar dapat terlindungi oleh manfaat BPJamsostek,” kata Sulkarnain.

Menurutnya, berdasarkan data, saat ini petugas Gugus Tugas Covid-19 Kendari yang terdaftar dalam program BPJamsostek adalah sebanyak 5695 orang, mulai dari tingkat RT sampai kecamatan.

Sedangkan Satpol PP yang telah didaftarkan dalam program tersebut berjumlah 359 orang.

“Semuanya merupakan pegawai non ASN Pemkot Kendari. Mereka didaftarkan ke dalam dua manfaat program yaitu manfaat jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” beber Sulkarnain.

Sementara itu, Kepala BPJamsostek Sultra, Muhyiddin Dj mengatakan, pemberian santunan jaminan kematian diberikan kepada dua ahli waris Gugus Tugas Covid-19 dan dua ahli waris Satpol PP Kendari.

“Adapun total santunan yang diberikan kepada keempat ahli waris tersebut sebesar Rp168 juta,” ungkap Muhyiddin.

Ia mengapresiasi Pemkot Kendari yang sadar akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakatnya.

“Kami harap Kota Kendari dapat dijadikan contoh bagi kota ataupun kabupaten lain yang ada di Sultra dalam hal implementasi jaminan sosial ketenagakerjaan,” tutup Muhyiddin.

Untuk diketahui, dihari yang sama, BPKamsostek lainching kepesertaan BPJamsostrk kepada relawan Covid-19 Kabupaten Bombana.

Berdasarkan data yang diterima Kabupaten Bombana telah mendaftarkan 8.947 masyarakatnya kedalam program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJansostek.

Penulis: Yeni Marinda

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.