Promo Pena

BI: Triwulan III 2020, Transaksi Non Tunai di Sultra Meningkat

PENASULTRA.ID, KENDARI – Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengklaim adanya peningkatan transaksi non tunai pada tahun 2020.

Sesuai data, pada triwulan III 2020, transaksi non tunai di Sultra mengalami peningkatan sebesar 5,48 persen (qtq) atau selisih 7.662 transaksi dibanding triwulan sebelumnya (triwulan II 2020).

“Triwulan II 2020 sebanyak 50.810 transaksi, sementara pada triwulan III 2020 sebanyak 54.472 transaksi,” kata Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Sultra, Bimo Epyanto dalam acara Bincang Bersama Media melalui zoom meeting, Kamis 14 Desember 2020.

Menurutnya, untuk terus mendorong dan mendukung transaksi non tunai, pihaknya telah mengadakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

Diantaranya mengadakan sosialisasi Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) dan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Khusus untuk perkembangan penggunaan QRIS, hingga saat ini semakin banyak pelaku usaha atau UMKM yang menggunakan QRIS, agar memudahkan masyarakat untuk bertransaksi non tunai.

“Per 5 Januari 2021, ada 3.369 yang menggunakan QRIS di Sultra, tersebesar di Kendari, Baubau, Konsel, Muna danlainnya. Kami juga sedang memperluas penerapan QRIS ke pasar dan tempat umum,” tutup Bimo.

Untuk diketahui, QRIS adalah standar QR Code untuk pembayaran non tunai di Indonesia, yang dikembangkan oleh BI dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI).

QRIS digunakan untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik atau mobile banking. QRIS secara nasional efektif berlaku sejak 1 Januari 2020 lalu.

Penulis: Yeni Marinda

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.