Promo Pena

Anton Timbang Minta SC Gugurkan La Mandi Jadi Caketum Kadin Sultra

PENASULTRA.ID, KENDARI – Pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-VII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang rencananya akan dilaksanakan pada 11 Januari 2021 dinilai amburadul.

Khususnya terkait penetapan calon Ketua Umum (Ketum) Kadin Sultra periode 2021-2026 serta kepastian pemilik hak suara pada musprov.

Salah satu Caketum Kadin Sultra, Anton Timbang menyeroti syarat sebagai calon Ketum Kadin Sultra yakni biaya administrasi sebesar Rp500 juta yang tidak diserahkan La Mandi hingga batas waktu yang telah ditentukan.

Dimana berdasarkan AD/ART Kadin, seluruh berkas pendaftaran dan syarat lainnya sudah harus masuk paling lambat tujuh hari sebelum pelaksanaan Musprov. Namun, La Mandi menyerahkan berkas setelah batas waktu yang ditentukan.

“Steering committe atau SC harus bertindak tegas untuk menggugurkan La Mandi sebagai calon, karena sudah tidak memenuhi syarat. Biaya administrasi ini jadi syarat mutlat yang harus dipenuhi,” kata Anton Timbang melalui rilis persnya, Kamis 7 Januari 2020.

Anton Timbang juga meminta SC tegas terkait penentuan pemilik hak suara musprov. Harusnya sudah ditetapkan 64 suara, terdiri dari 11 kabupten definitif, enam karteker dan tiga anggota luar biasa.

“Namun kenyataannya setelah kami tahu, ternyata ada tiga kabupaten yang belum definitif dan belum melaksanakan musyawah kabupaten tapi sudah ditetapkan sebagai peserta penuh yaitu Muna Barat, Bombana dan Kolaka Timur,” jelasnya.

Sementara itu, juru bicaranya Anton Timbang, Sapril Munandar menyebut SC Musprov berlaku diskriminasi dalam penetapan calon, karena telah memberikan kelonggaran waktu kepada La Mandi.

“Panitia ada diskriminasilah, Harusnya La Mandi digugurkan karena tidak memenuhi syarat,” beber Sapril.

Ia mengatakan, terkait jumlah pemilik suara, pihaknya telah bersurat ke SC terkait kepastian jumlah pemilik suara dalam Musprov nanti.

Penulis: Yeni Marinda

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.