Promo Pena

KPU Kendari Gandeng GP Ansor Gelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih

PENASULTRA.ID, KENDARI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari menggandeng Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar sosialisasi pendidikan pemilih, Selasa 1 Desember 2020.

Promo Pena

Selain GP Ansor, kegiatan itu juga diikuti dari Organisasi Kepemudaan (OKP) PMII dan sejumlah aktivis kepemudaan.

Ketua KPU Kota Kendari, Jumwal Saleh mengatakan kegiatan pendidikan pemilih ini akan menyasar sejumlah organisasi. Selain GP Ansor dan PMII, kata dia, akan menyasar organisasi lain seperti Muhammadiyah, HMI, Kohati dan OKP lainnya. Dan tetap memperhatikan protokol Covid-19.

Anggota KPU Kota Kendari lainnya, Asril mengungkapkan sosialisasi pendidikan pemilih dengan melibatkan OKP agar angka partisipasi pemilih dalam pemilihan meningkat.

“Sehingga bisa disosialisasikan kepada masyarakat agar cerdas dalam menentukan pilihannya dalam pemilihan,” ungkapnya.

Ketua PW GP Ansor Sultra, Pendais Haq menjelaskan pemilih seharusnya muncul dari kesadaran sendiri untuk menentukan pilihannya bukan karena adanya tekanan, mobilisasi, maupun money politik.

Menurut dia, pemilih cardas sangat mempengaruhi kualitas Pemilu. Pemilih cerdas itu harus bebas menentukan pilihan. Olehnya itu, pentingnya pendidikan politik.

“Semakin tinggal kualitas pemilu maka hasilnya pun akan menghasilkan pemimpin yang berkualiatas,” ulasnya.

Promo Pena

“Belum mencapainya partisipasi Pemilu yang maksimal karena angka kecerdasan pemilih sangat rendah,” sambung Dais sapaan akrab Pendais Haq.

Lanjut Dais, Pemilu bukan hanya prosedural tapi harus menciptakan demokrasi yang baik. Sehingga kualitas Pemilu tercapai.

Narasumber lain, Muh. Ali Marhadi berharap jangan ada tekanan dalam pemilihan. Tidak boleh ada tekanan jika kualitas demokrasi akan baik.

Dikatakannya, pemilih cerdas wajib mengetahui latar belakang figur. Yang paling
utama adalah integritasnya. Jangan diperhatikan visi misinya dulu.

“Untuk mengurangi pemilih yang berkualitas harus memilih literasi politik yang baik,” ucap Ali Marhadi.

“Dalam aturan KPU pun nemberikan tugas khusus kepada partai politik (Parpol) untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat,” ulasnya.

Bagi Ali Marhadi, semua berangkat dari hati nurani diri sendiri dan keluarga agar memilih atas kesadaran sendiri.

Penulis: Basisa

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.